Minggu, 30 September 2012

Renungan Jiwa Part 1


Musikalisasi Puisi

Kamu selalu mengajariku mengais-ngais masa lalu,
memaksaku  kembali untuk menyentuh kenangan,
terdampar dalam bayang-bayang yang kau burat secara sengaja,
sekan-akan sosokmu nyata,
menjelma menjadi pahlawan kesiangan yang merusak kebahagiaan,
Dalam kenangan kau seret aku secara perlahan,
menuju masa yang harusnya aku lupakan,
hingga aku kelelahan
hingga aku sadar
bahwa aq sedang dipermainkan
inikah caramu menyakitiku
inikah caramu mencabik-cabik perasaanku
Apa dengan melihat tangisku
itu berarti bahagia untukmu...
Apa dengan menorehkan luka di hatiku
berarti kemenangan bagimu
Siapa aku di matamu?
Hingga begitu sulit kau lepaskan aku dari jeratanmu
Apakah boneka kecil ini dilarang untuk bahagia?
Apakah wayang yang sering kau mainkan ini
dilarang untuk mencari kebebasan
mengapa kau selalu permainkan aku seperti mainan ???
Kapan kau ajari aku kebebasan??
Ajari aku caranya melupakan
meniadakan segala kecemasan
meniadakan segala kenangan
Nyatanya derai air mataku
hanya disebabkan olehmu
Ajari aku cranya melupakan
Sehingga aku lupa caranya menangis
Sehingga aku lupa caranya meratap
Karena aku selalu kenal air mata
Aku hanya ingin tertawa (-_-)
J
sehingga hati aku mati rasa akan luka

                                                                                                Dwitasari
J


0 komentar:

Posting Komentar

Reaksi

Labels

 
;