Minggu, 09 September 2012 0 komentar

Kenangan Terindah

Bismillahirrahmanirrahiim...

apakah ini yang dinamakan rindu? terus menggema di dalam hati,
entah kepada siapa?
membingkai arti dalam sepi, membungkus rasa dalam asa, menghujam dalam tenggelam..
sesuatu itu bernama apa?
cinta ini untuk siapa?
rindu ini untuk siapa?

ah, aku cukup bingung memaknai hati,
aku yang memilikinya tapi tak bisa kuterjemahkan,

hati terus mengembara mencari arti,
cinta pun ikut berlari mencari tambatannya, pastinya hati;
bahkan rindu, terbirit ia mencari sesiapa saja yang pantas memangkunya...
dan aku, pun tak tahu kepada siapa harus menitipkan rasa?

mungkinkah hatimu terbuka, untuk kemudian aku bisa menitipkan rasa,
entah rindu, entah cinta dan sesuatu lainnya...
sebab sepertinya tak ada yang bisa menerima, terkecuali kau, hatimu...
ya hatimu... hanya hatimu....

Aku tahu, kau telah mendengar segala bisikku...
barangkali angin yang tak bisa menjaga rahasiaku;
dan ia menumpahkan segala rasaku padamu...
dan meski berat jika harus kuakui aku mulai mencintaimu...

ya, aku mulai mencintaimu...
inilah kata hatiku untuk hatimu...
-*-
0 komentar

"Goresan Naskah Bebas"

" Aku selalu berharap dia datang dan tiba tiba rebah manja didekatku, detik ini. Andai dambaku menjadi nyata kan kutuangkangen tanpa sia ".

"ditapis kangen yang menggugat sepi meraja, kucoba merasakan dan mengendapkan kesedihanmu. Hanya maafku yang tersisa karena aku tak ada di sana bersamamu. "
Sabtu, 08 September 2012 0 komentar

Pagi yang Cerah Untuk jiwa yang Sepi

Seiring geraknya cursor laptop.      
Selembar page kosong tercipta untuk warna, 
secerah mentari bersinar terang....
secerah pagi ini
untuk jiwa yang sepi.......
Ketahuilah ....
ketahuilah bahwasanya hidup ini hanya sementara
dan tak pernah abadi seperti cinta kepada-nya
mencintai dengan melintas malam dengan kesedihan,
bersujud diatas sajadah lusuh ....
melintas malam dengan dzikir dan do’a yang selalu terpanjat
melewati hari dengan damainya kehidupan...
dalam hatiku hanya ada satu yang tak bisa aq dapatkan
dan akan aku biarkan meskipun dalam khayalan ...
wahai engkau cahaya fajar...
menyingkup malam dengan sinar...
wahai engkau peri keindahan...
menabur mawar kata perpisahan...
seharum kasturi seindah pelangi..
semuanya bermula dihati...
seharum kasturi seindah pelangi..
segalanya bermula disini.....
kau telah pergi meninggalkan pagi yang cerah untuk jiwa yang sepi...



                                  Yogyakarta, 10  September 2012


0 komentar

Mungkinkah Politik Kampus Ideal... ???



Dalam ruang lingkup civitas akademika telah ditanamkan atas tuntutan “Tri Dharma” perguruan tinggi, dimana tuntutan itu terdiri atas pendidikan, penelitian dan pengabdian. Namun ruang politik dalam kampus mempunyai hambatan seperti kebebasan akademik maupun budaya politik kampus yang kurang sehat. Hal ini diakibatkan karena minimnya pendidikan politik kampus sehingga rentan munculnya politik yang lahir akan nilai-nilai ideal dan bukan atas ideologi.
          Dinamika yang terjadi, mahasiswa sekarang terpecah dalam kesatuan gerakan, selain itu cermin politik kampus yang hedonis juga berujung pada gerakan yang kehilangan daya reflektif dan sensitif terhadap dinamika persoalan sosial. Dimana roh mahasiswa dihadapkan tuntutan akademik maupun responsif terhadap program subjektif dengan lebih condong akan kegiatan yang tidak menguntungkan masyarakat sosial. Ada dua hal yang menjadi momok yang selalu berkembang yaitu “BUDAYA POLITIK dan KEBEBASAN AKADEMIK”. Pengembangan budaya akademik diarahkan guna menjamin iklim yang kondusif bagi tumbuhnya masyarakat akademik yang makin dewasa, pandangan serta pendapat perlu mendapat dukungan data dan informasi yang akurat sebagai wujud masyarakat rasional yang mengutamakan kebenaran dan tanggung jawab ilmiah. Iklim akademik perlu mendapat kekayaan pendidikan moral yang religius. Oleh karena itu keseimbangan antara jasmani dan rohani akan mendapat perhatian serius dan menumbuhkan rasa tanggung jawab ilmiah dengan dasar ketaqwaan terhadap Ilahi Robbi. Untuk terciptanya politik kampus yang ideal perlu diadakannya pendidikan politik kampus. Sistem pendidikan yang berlaku di Perguruan Tinggi saat ini adalah membuat kampus tak lebih dari sebuah pabrik yang memproduksi ahli tekhnologi dan ahli ideolaogi dimana peranannya dalam melanggengkan struktur yang ada sangatlah diharapkan. Sebagai suatu produsen bagi tenaga kerja industri dan birokrasi,  maka kaum borjuis memiliki kepentingan yang cukup signifikan dalam menentukan kebijakan kampus. Keadaan seperti itu menjadikan perguruan tinggi pada tiga posisi yang fundamental, yakni sebagai lembaga atau institusi yang mentransformasikan nilai-nilai pendidikan, tunduk pada kepentingan negara dan hal terakhir adalah kewajiban memenuhi tuntutan pasar.
          Dari semua hal diatas dapat digambarkan serta dilakukannya akselesrasi pencerahan peta perpolitikan kampus atau perguruan tinggi itu sendiri, khususnya di kalangan mahasiswa yang dirasakan bahwa metode - metoode ini sangat berpengaruh dan dirasakan efisien dari zaman dahulu hingga saat ini, diantaranya adalah;
1.     Menghidupkan kembali panggung demokrasi bebas di setiap kampus, baik tingkat Universitas, Jurusan maupun Program Studi.
2.    Menggalakkkan forum-forum diskusi tentang permasalahan, isu-isu yang aktual yang berkembang dalam masyarakat.
3.    Memperbanyak penelitian ilmiah berkaitan dengan masalah aktual.
4.    Menghidupkan pers mahasiswa sebagai sarana komunikasi & informasi, aktualisasi serta artikulasi gagasan yang brilian.
5.    Optimalisasi kegiatan-kegiatan pengkaderan di setiap EGM.
6.    Membangun organisasi mahasiswa yang layak disebut student government, yang mandiri dan tidak terikat birokrasi pihak manapun; dan
7.    Mengintensifkan seminar-seminar tentang gerakan moral.         
Ada dua faktor yang menyebabkan perilaku politik mahasiswa dalam merespons fenomena yang ada. Pertama, karena kondisi objektif masyarakat yang penuh ketidakadilan dan krisis sosial yang cenderung menyelesaikan segala permasalahan dengan materi, sampai ada makna KUHP yang dikenal oleh para pakar hukum pidana kini telah diubah maknannya menjadi “Kasih Uang Habis Perkara” yang justru hal tersebut menampar saya sebagai mahasiswa Ilmu Hukum khususnya dan para praktisi dan politikus hukum pada umumnya.
 Kedua, karena sistem pendidikan yang dipraktekkan dalam perguruan tinggi telah mengekang hak-hak demokrasi bagi mereka. Untuk itu politik kampus yang ideal adalah membangun system yang bias menghidupkan kedua aspek tersebut yaitu akademis dan gerakan, dimana mahasiswa peduli akan nasib bangsanya dengan tidak apatis terhadap problematika sosial yang ada dan mahasiswa peduli akan dirinya sendiri dalam mencapai sukses dalam biadang akademisi sehingga menjadikan keduanya menjadi imbang dan tidak terjadi tumpang tindih….

Semoga catatan kecil ini bermanfaat…..
J                                                              
0 komentar

Belajar Seumur Hidup.... Ayo Belajar :)


ومن يتوكل على الله فهو حسبه
BELAJAR SEUMUR HIDUP
Belajar itu suatu kewajiban bagi kaum muslimin dan muslimat, belajar itu mulai dari buaian sampai liang lahat. Begitu yang sama kita ketahui . Namun kenyataannya banyak yang berhenti belajar setelah berkeluarga, seolah-olah belajar itu cukup diwaktu sekolah dan kampus saja. Jika itu yang terjadi maka berart telah menyalahi ajaran agama. Pada sisi lain, seringkali orang tua memarahi anak tatkala tidak mau belajar, padahal pada saat yang sama dirinya juga tidak belajar, dan itu berarti sebenarnya mereka juga harus dimarahi. Jadi mengapa tidak memarahi diri sendiri dulu sebelum memarahi anak, plus mengapa tidak menasehati diri sendiri dulu baru kemudian menasehati anak… Inilah sebuah kekeliruan yang harus sesegara mungkin disadari; Kekeliruan bahwasanya antara kita orang tua dan anak sama-sama mempunyai kewajiban untuk belajar. Perbedaannya anak kita belajar apa yang dipelajari diatur oleh sekolah atau kampusnya, sedang kita mengatur diri sendiri kapan dan apa yang harus kita pelajari, tentu sesuai dengan kekurangan serta kebutuhan yang ada. Boleh jadi bacaan Al-Quran kita yang masih belum sesuai dengan ilmu tajwid, begitupun masalah fiqh yang belum kita faham kita betul, dll. Maka pelajaran itulah yang harus kita pelajari. Sesungguhnya kita dan anak kita sama-sama wajib belajar.
Belajar seumur hidup…….

                                                Yogyakarta 08 Sept 2012







0 komentar

“akhir hidupku”



Yaa Allah...........
Bila waktuku tiba, pintalah asa terasa sia-sia
Siapkah diriku meninggalkan dunia
yang penuh tawa dan canda

Yaa Allah.........
banyak kebaikan yang belum aku lakukan
tapi ragaku akan melayang
meninggalkan tangis mengiris hati
kenangan menjadi ratapan
harapan hanya sebuah impian

Yaa Allah ................
inilah kisah seorang insan
yang selalu menanggung derita
tiada suka dan bahagia
seolah hidup ini hanya sengasara

Yaa Allah......
Bila benar ajalku tiba...
pintaku kepada Engkau..
perkenankan Hamba mempersunting dirinya
menjadikannya seperti Siti Khadijah...
Izinkan Hamba membahagiakan kedua orang tua Hamba
tuk mengajak mereka ke rumah Engkau...
Baitullah Mekah Mukkaromah....

Pintaku terakhir kepada Engkau..
Berikan kesehatan dan umur  panjang ..
kepada orang tua kami...
tuk menyaksikan saat kami diwisuda nanti.....
Hamba mohon kepadamu ya Allah....



                                                                   Yogyakarta, 09 September 2012

0 komentar

Rintihan Do'aku di Tengah Malam

Tuhan, harap maklumi kami, manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan.
Kami benar-benar sibuk, sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu.

Tuhan, kami sangat sibuk. Jangankan berjamaah, bahkan munfarid pun kami tunda-tunda.
Jangankan rawatib, zikir, berdoa, tahajud, bahkan kewajiban-Mu yang lima waktu saja sudah sangat memberatkan kami.
...

Jangankan puasa Senin-Kamis, jangankan ayyaamul baith, jangankan puasa nabi Daud, bahkan puasa Ramadhan saja kami sering mengeluh.
.
Tuhan, maafkan kami, kebutuhan kami di dunia ini masih sangatlah banyak, sehingga kami sangat kesulitan menyisihkan sebagian harta untuk bekal kami di alam abadi-Mu.
Jangankah sedekah, jangankan jariyah, bahkan mengeluarkan zakat yang wajib saja seringkali terlupa.
Tuhan, urusan-urusan dunia kami masih amatlah banyak. Jadwal kami masih amatlah padat. Kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk mencari bekal menghadap-Mu.

Kami masih belum bisa meluangkan waktu untuk khusyuk dalam rukuk, menyungkur sujud, menangis, mengiba, berdoa, dan mendekatkan jiwa sedekat mungkin dengan-Mu.

Tuhan, tolong, jangan dulu Engkau menyuruh Izrail untuk mengambil nyawa kami. Karena kami masih terlalu sibuk.
Kami masih mengharap segala ampunan-Mu, beri kami kesempatan untuk merasakan ni'matnya beribadah, menyebut Asma-Mu ya Allah ...

Ya Allah, sesugguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru (di jalan)-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya. Ya Allah, abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengn cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakkal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Allahumma Amin. Dan semoga shalawa serta salam selalu tercurahkan kepada Muhammad saw, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya..

Allahumma inni a'udzubika minal kufri wal faqri, Allahumma inni a'udzubika min 'adzabil qobri.....
Laa ilaha illa anta, Allahumma anta robbi laa ilaha illa anta kholaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala ahdika, wawa'dika mastato'tu, a'udzubika min syarri ma shona'tu, wa a'udzubika min gholabatid dayni wa qohrir rijaal..........

Allahuma 'afini fi badani, wa 'afini fi sam'iy, wa 'afini fi bashoriy........................

Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayani shogiro......
Subhana robbika robiil izzati 'amma yashifun wasalamun 'alal mursalin walhamdulillahi robbil 'alamin.........

Happy Satnite All..........
22 Syawal 1433 H

Labels

 
;